Rumus Rata Rata Excel

iklan
Rumus Rata Rata Excel

Tahukah kalian bahwa dalam Excel ada sebuah fungsi yang dapat kalian gunakan untuk menghitung nilai rata-rata secara otomatis?

Excel merupakan sebuah aplikasi pengolah data yang di dalamnya terdapat banyak sekali fungsi atau rumus yang sangat berguna untuk melakukan pengolahan data, salah satunya adalah fungsi AVERAGE.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat kalian praktekkan untuk menghitung rata-rata atau rumus rata rata di Microsoft Excel.

Rumus Rata Rata di Exel

AVERAGE dalam Excel adalah sebuah fungsi yang digunakan untuk menghitung rata-rata dari sekelompok nilai yang ada di dalam sel atau range data.

Fungsi yang satu ini sangat berguna, contohnya adalah fungsi ini digunakan oleh para guru yang ingin menghitung dan memasukkan nilai rata-rata ke dalam rapot para muridnya.

Dengan, adanya fungsi ini guru-guru tersebut tidak perlu menghitung rata rata setiap muridnya satu persatu untuk mendapatkan nilai yang valid karena untuk mendapatkan nilainya hanya perlu meng-copy paste rumusnya saja.

Rumus Fungsi AVERAGE

Untuk melakukan perngitungan rata-rata biasa maka kalian dapat menggunakan fungsi AVERAGE dengan cara penulisannya adalah sebagai berikut:

=AVERAGE(Angka1; [Angka2]; ...)

Sintaksis atau keterangan dalam penulisan fungsi AVERAGE dalam Excel adalah sebagai berikut :

  • AVERAGE : Merupakan fungsiyang digunakan untuk menghitung rata-rata dalam Excel.
  • Angka1 : (Wajib di isi) adalah argumen angka pertama, referensi sel, atau rentang yang ingin kalian hitung nilai rata-ratanya.
  • Angka2 : (Opsional) adalah angka tambahan lain, referensisel, atau rentang yang ingin kalian hitung rata-ratanya. Batas maksimumnya adalah 255.

Contoh Penggunaan Fungsi Average

1. Menghitung Rata-Rata dengan Rumus AVERAGE 1

Berikut ini adalah contoh penggunaan rumus AVERAGE dalam Microsoft Excel :

Cara Menghitung Rata-Rata (AVERAGE)

Rumus yang digunakan pada penghitungan rata-rata AVERAGE 1 pada Microsoft Excel di atas adalah sebagai berikut :

=AVERAGE(A2:A6)

Berdasarkan contoh rumus AVERAGE 1 di atas, rumus AVERAGE tersebut digunakan untuk mencari rata-rata nilai pada rentang A2 sampai dengan A6, dan menghasilkan angka 40.

Jika perhitungan tersebut dijabarkan maka hasil 40 didapatkan dari perhitungan berikut :

(20+50+30+40+60)/5 = 200/5= 40

2. Mencari Rata-Rata dengan Rumus AVERAGE 2

Berikut ini adalah contoh penggunaan rumus AVERAGE 2 dalam Microsoft Excel :

Cara Menghitung Rata-Rata (AVERAGE)2

Rumus rata-rata excel menggunakan AVERAGE 2 pada Microsoft Excel di atas adalah sebagai berikut :

=AVERAGE(A2:A6;B2:B6)

Berdasarkan contoh rata-rata AVERAGE 2 di atas, rumus AVERAGE tersebut digunakan untuk menghitung rata-rata nilai pada rentang A2 sampai dengan A6 dan B2 samapi dengan B6 sehingga menghasilkan nilai 30.

Jika perhitungan tersebut dijabarkan maka hasil 40 didapatkan dari perhitungan berikut :

(20+50+30+40+60+10+15+25+20+30)/10 = 300/10 = 30

Catatan Dalam Menggunakan Fungsi AVERAGE

Dalam fungsi AVERAGE, referensi sel atau range yang berikan teks, nilai logika, atau bahkan sel kosong maka sel tersebut akan di abaikan.

Meskipun demikian, sel yang diberi nilai0 akan tetap dimasukkan dan dihitung sesuai dengan rumus di atas.

Berikut adalah contoh sel yang di abaikan dalam fungsi AVERAGE :

Cara Menghitung Rata-Rata (AVERAGE)3

Meskipun sudah memasukkan range A2:A8,akan tetapi ada bebera sel yang terabaikan seperti :

  • Sel A3, karena berisikan teks
  • Sel A4, karena berisikan nilai logika
  • Sel A6, karena merupakan sel kosong

Dengan demikian, hanya ada 4 sel saja yang dianggap oleh fungsi AVERAGE sehingga menghasilkan rata-rata nilai 30 yang jika dijabarkan rata-rata tersebut berasal dari perhitungan berikut :

(20+40+0+60)/4 = 120/4 = 30

Lalu, jika terdapat argumen fungsi AVERAGE yang berupa nilai kesalahan tau teks yang tidak dapat diterjemahkan menjadi angka maka akan menuebabkan hasil akhir error.

Contohnya adalah ketika memasukkan nilai error #N/A pada tabel seperti berikut ini :

Cara Menghitung Rata-Rata (AVERAGE)4

Berdasarkan gambar di atas, meskipun fungsi AVERAGE diperintahkan untuk menghitung rata-rata nilai dalam range A2:A6 akan tetapi menghasilkan nilai error #N/A. Hal tersebut karena adanya nilai error di dalam sel A5.

Rumus Rata-Rata Excel Dengan Satu Kriteria (AVERAGE IF)

Berbeda dengan fungsi AVERAGE yang akan menghitung rata-rata dari setiap nilai yang diberikan, jika fungsi AVERAGE IF akan menghitung rata-rata nilai berdasarkan kriteria yang diberikan.

Di dalam beberapa kasus fungsi ini sangat dibutuhkan, misalnya ketika kalian ingin menghitung rata-rata tanpa melibatkan sel yang memiliki nilai nol (0).

Rumus AVERAGE IF

Rumus AVERAGE IF dalam Microsoft Excel adalah sebagai berikut :

=AVERAGEIF (Range; Criteria; [Average_range])

Sintaksis dari rumus AVERAGEIF di adalah sebagai berikut :

  • Range, merupakan sebuah data yang akan dicocokkan ke dalam kriteria, baik itu berupa sel, range, sekumpulan angka, named range, array, ataupun referensi sel.
  • Criteria, merupakan sebuah kondisi atau syarat yang menentukan sebuah sel atau nilai mana saja yang dapat dijadikan dasar dalam melakukan penghitungan rata-rata, baik itu berupa angka, ekspresi logika, teks, atau bahkan referensi sel.
  • Average_range, (Opsional) merupakan range data yang akan dihitung rata-ratanya. Apabila Average_range dikosongkan, maka yang akan digunakan adalah argumen Range.

Contoh Penggunaan Fungsi AVERAGEIF

Untuk penerapnya dalam Microsoft Excel, berikut ini adalah contohnya :

Cara Menghitung Rata-Rata dengan Kriteria (AVERAGEIF)

Berikut ini adalah penjelasan mengenai contoh di atas :

Pada contoh nomor 1 di atas, merupakan hasil yang diperoleh dari rata-rata penjualan “Toko 1” dan rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :

=AVERAGEIF(B2:B9;"Toko 1";D2:D9)

Pada contoh nomor 2, merupakan hasil yang diperoleh dengan menghitung rata-rata penjualan “Barang 2” dan rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :

=AVERAGEIF(C2:C9;"Barang 2";D2:D9)

Sedangan pada contoh nomor 3, merupakan hasil yang diperoleh dari rata-rata penjualan yang lebih yang lebih dari 15. Jadi hanya nilai yang lebih dari 15 saja dihitung rata-ratanya dan rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :

=AVERAGEIF(D2:D9;">15")

Berdasarkan contoh nomor 3, argumen dari Average_range dikosongkan sehingga hasil rata-rata ditentukan berdasarkan argumen Range (D2:D9) saja.

Catatan Dalam Menggunakan AVERAGEIF

Ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan pada saat menggunakan fungsi AVERAGEIF yakni :

  1. Kriteria dalam dalam bentuk expresi logika dan teks harus dimasukkan ke dalam tanda double quote (“…”). Contohnya adalah “Toko 1”, “>10”, dan lain sebagainya.
  2. Kalian juga dapat menggunakan karakter wildcard tanda tanya (?) sebagai perwakilan bentuk tunggal dan tanda bintang (*) sebagai perwakilan banyak karakter.
  3. Berdasarkan kondisi, syarat, dan kriterianya, fungsi AVERGEIF hanya dapat menggunakan satu kriteria saja.

Cara Menghitung Rata-Rata dengan Banyak Kriteria (AVERAGE IFS)

Berbeda dengan fungsi AVERAGEIF yang hanya dapat melakukan penghitungan rata-rata dengan satu kriteria, fungsi AVERAGEIFS merupakan sebuah fungsi perhitungan rata-ratayang dapat memuat banyak kriteria, syarat, atau kondisi tertentu.

Banyaknya kondisi atau kriteria yang dapat di tetapkan oleh fungsi AVERAGEIFS adalah sebanyak 127 kriteria. Berikut ini adalah cara penggunaan fungsi AVERAGEIFS.

Rumus AVERAGEIFS

Rumus AVERAGEIFS dalam Microsoft Excel adalah sebagai berikut :

=AVERAGEIFS(AverageRange; CriteriaRange1; Criteria1; [CriteriaRange2; Criteria2]; ...)

Sintaksis dari rumus AVERAGEIFS di adalah sebagai berikut :

  • AverageRange, adalah sekumpulan data yang akan dihitung rata-ratanya, baik itu berupa angka, sel, range, named range, array, atau bahkan referensi range data.
  • CriteriaRange1, adalah data yang akan dicocokkan dengan kriteria pertama yang diterapkan.
  • Criteria1, adalah syarat pertama yang digunakan untuk mengevaluasi argumen dari CriteriaRange1.
  • CriteriaRange2; Criteria2, adalah adalah argumen yang berisikan pasangan antar sekumpulan data dan syarat yang selanjutnya. Argumen ini bersifat opsional atau dapat dikosongka, dan jika kalian ingin mengisinya, kalian dapat mengisinya hingga 127 kriteria.

Contoh Penggunaan Rumus AVERAGEIFS

Berikut ini adalah contoh pengguanaan fungsi AVERAGEIFS pada Microsoft Excel :

Cara Menghitung Rata-Rata dengan Banyak Kriteria (AVERAGEIFS)

Berdasarkan contoh di atas, berikut ini adalah penjelasannya dan penulisan rumusnya.

Pada rumus nomor 1, fungsi AVERAGEIFS digunakan untuk mengitung rata-rata nilai dari jenis kelamin “Perempuan” dengan penjualan lebih dari 10 dan penulisan rumusnya adalah sebagai berikut :

=AVERAGEIFS(E2:E11;C2:C11;"Perempuan";E2:E11;">10")

Pada rumus nomor 2, fungsi AVERAGEIFS digunakan untuk mengitung rata-rata nilai dari jenis kelamin “Laki-Laki” serta berada di wilayah “Timur” dan penulisan rumusnya adalah sebagai berikut :

=AVERAGEIFS(E2:E11;C2:C11;"Laki-Laki";D2:D11;"Timur")

Pada rumus nomor 3, fungsi AVERAGEIFS digunakan untuk mengitung rata-rata nilai dari jenis kelamin “Laki-Laki” ,berada di wilayah “Barat” serta dengan penjualan lebih dari 10 dan penulisan rumusnya adalah sebagai berikut :

=AVERAGEIFS(E2:E11;C2:C11;"Laki-Laki";D2:D11;"Barat";E2:E11;">10")

Berdasarkan penulisan rumus pada contoh nomor 1 dan 3, teks kondisi “>10” juga dapat diarahkan ke referensi sel tersebut sehingga tidak perlu menyertakan angka 10.

Penulisannya hanya perlu menambahkan operator teks “&”, contohnya “>”&E4. Dan cara tersebut juga berlaku untuk operator perbandingan yang lainnya.

Catatan Dalam Menggunakan AVERGEIFS

Dalam penggunaan fungsi AVERAGEIFS, ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan :

  • Jika argumen data AverageRange menghasilkan nilai kosong atau nilai teks, sel dalam range tidak dapat diterjemahkan menjadi angka, dan tidak memenuhi syarat atau kriteria , maka AVERAGEIFS akan menghasilkan nilai kesalahan #DIV/0!.
  • Sel pada range yang kosong maka AVERAGEIFS akan menganggapnya sebagai nilai 0.
  • Data TRUE dianggap sebagai 1, sedangkan data FALSE dianggap sebagai 0 oleh AVERAGEIFS.
  • Setiap RangeData dan kriteria dalam AVERAGEIFS harus berukuran dan berbentuk sama.
  • Kalian juga dapat menggunakan karakter wildcard tanda tanya (?) sebagai perwakilan bentuk tunggal dan tanda bintang (*) sebagai perwakilan banyak karakter.

Rumus Rata-Rata Excel Tanpa Angka Nol Dan Sel Kosong

Dalam pencarian rata-rata menggunakan fungsi AVERAGE dalam Microsoft Excel juga dapat dilakukan tanpa menghitung atau tanpa mengikutkan sel yang berisi angka 0 (nol) dan juga sel kosong.

Fungsi yang satu ini biasanya digunakan oleh para pendidik seperti gutu pada saat akan menghitung nilai rata-rata para siswa-siswanya.

Berikut ini adalah cara menghitung rata-rata menggunakan fungsi AVERAGE dalam Microsoft Excel tanpa memasukkan sel bernilai 0 (nol) dan sel kosong.

Mencari Rata-Rata Tanpa Angka 0 (nol)

Untuk menghitung rata-rata tanpa memasukkan sel dengan angka 0 (nol) dapat menggunakan fungsi AVERAGEIF, berikut ini adalah rumusnya :

=AVERAGEIF(RangeData;>"0")

Dengan menggunakan rumus di atas, maka nilai dari range data yang akan dihitung rata-ratanya adalah angka dengan nilai lebih dari 0 (nol). Dengan demikian nilai negatif tidak akan dihiraukan.

Berikut ini adalah contoh mencari rata-rata dengan memasukkan angka yang memiliki nilai lebih dari 0 :

Cara Menghitung Rata-Rata Tanpa 0 dan Sel Kosong

Akan tetapi jika kalian ingin nilai negatif dimasukkanakan tetapi tanpa menghiraukan nilai 0 maka kalian dapat mengunakan rumus berikut ini:

=AVERAGE(RangeData;"<>0")

Dengan menggunakan rumus tersebut, maka angka dengan nilai negatif akan tetap dihitung meskipun tanpa menghiraukan nilai 0, Berikut ini adalah contohnya :

Cara Menghitung Rata-Rata Tanpa 0 dan Sel Kosong2

Mencari Rata-Rata Tanpa Sel Kosong

Lalu untuk melakukan perhitungan rata-rata dengan menggunakan AVERAGEIF dalam rumus Excel tanpa menghiraukan sel kosong dapat menggunakan rumus sebagai berikut :

=AVERAGEIF(RangeData;"<>")

Sedangkan untuk penerapan rumusnya ke dalam Microsoft Excel adalah sebagai berikut :

Cara Menghitung Rata-Rata Tanpa 0 dan Sel Kosong3

Dengan menggunakan rumus tersebut, sel kosong memang tidak akan dianggap dalam rumus, akan tetapi angka dengan nilai nol akan masuk ke dalam penghitungan rata-rata.

Menghitung Rata-Rata Tanpa Nilai 0 (nol) dan Sel Kosong

Sedangkan jika kalian ingin kedua kondisi tersebut masuk ke dalam perhitungan rata-rata, maka kalian dapat mengguanakan rumus yang pertama yakni :

=AVERAGEIF(RangeData;">0")

Atau dengan menggunakan rumus berikut :

=AVERAGEIF(RangeData;"<>0")

Akan tetapi, karena dalam kondisi ini terdapat dua kriteria yakni tanpa memasukkan angka nol dan tanpa memasukkan sel kosong, maka kalian juga dapat mengunakan fungsi AVERAGEIFS.

=AVERAGEIFS(RangeData;RangeData;">0";RangeData;"<>")

Untuk penerapan fungsinya di dalam Microsoft Excel adalah sebagai berikut :

Cara Menghitung Rata-Rata Tanpa 0 dan Sel Kosong4

Nah, demikianlah beberapa cara fungsi dan rumus yang dapat kalian manfaatkan untuk menghitung rata-rata. Cara di atas dapat langsung kalian terapkan sesuai dengan kebutuhan kalian.

Semoga ulasan di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kalian di bidang pengolahan data menggunakan Microsoft Excel serta dapat memanfaatkan setiap fungsinya dengan maksimal.

iklan
iklan